Selasa, 21 Maret 2023

Tritunggal semula

Keyakinan atas azas Tritunggal merupakan dasar fundamental bagi iman Kristen Bapa, Anak dan Roh Kudus merupakan Nature Ilahi yang menunjukkan kepada tiga pribadi dalam satu hakikat yang keberadaannya adalah setara satu dengan yang lain.  Walaupun istilah 3 pribadi di dalam satu hakekat menimbulkan banyak pertanyaan.
Namun bukan berarti hal itu adalah kesalahan meskipun istilah Tritunggal tidak terdapat dalam Alkitab bukan berarti kandungan di dalamnya berasal dari luar Alkitab memang kata pribadi adalah suatu istilah yang tidak cukup untuk menjabarkan relasi antara Tritunggal yang sulit dipahami jika menggunakan pendekatan psikologis sebagian teolog menyatakan bahwa Allah memiliki tiga substansi. yang lain menyebutkan perbedaan dari ketiganya,  yang lain menjabarkan perbedaan dari ketiganya itu dengan membedakan relasi dan bentuk meskipun tiga pribadi adalah setara dalam otoritas namun perbedaan mengenai perbedaan antara Bapa Roh Yesus dan Roh Kudus selalu muncul terutama kaitannya dengan Roh Allah yang ada di dalam Perjanjian Lama dan Roh Allah di dalam perjanjian baru serta Roh Yesus dalam perjanjian baru yaitu Roh yang ada di dalam diri Yesus yang ditafsirkan oleh beberapa Teolog berbeda di dua pribadi Allah. Konsep baru tentang Tritunggal yang diusung oleh dokter elastis tidak dapat dikonfirmasi oleh rumusan iman Kristen awal yang menyatakan bahwa hanya ada satu Allah yang benar yang terdiri dari tiga pribadi yang setara dengan kekal ketika pribadi ada dalam keesaan Allah secara kesempurnaan dan Utuh tanpa perbedaan posisi dan derajat ala hanya satu dalam esensi dan 3 dalam substansi keberadaan Allah bersifat mono atau tunggal tapi bersifat polar dan keep expression substansi Allah tidak berarti dapat dikatakan berjumlah banyak ketika dia memperlihatkan Perhubungan yang bersifat jamak satu esensi yang tiga substansi disebut juga dalam istilah yang lain dengan istilah 1 ausia tapi dengan tiga hipostatis Allah yang Esa tidak menolak adanya tiga pribadi dalam dirinya Karena Allah memang telah memilih memperkenalkan diri dalam tiga pribadi Tritunggal hasil penyarian dari Alkitab memperlihatkan bahwa di dalam Alkitab terdapat tiga pribadi atau substansi atau hipostasis yang memiliki esensi yang sama sederajat dan tidak terpisahkan jadi saat kita membicarakan tentang keesaan Allah maka harus dimengerti bahwa keesaannya selalu berada dalam area hakikat atau esensinya esensi kesatuan dari awal didasarkan pada ulangan 6 : 4 dengan Wahai orang Israel Tuhan Allah kita Tuhan itu esa kata esa adalah kata Ibrani yang berarti gabungan kesatuan satu kesatuan pernyataan ini menekankan bukan hanya keunikan dari Allah tetapi juga kesatuan dari Allah bandingkan Yakobus 2 : 19 ini berarti bahwa ketiga pribadi secara esensi tidak terbagi kesatuan dari esensi ini juga menekankan bahwa ketiga pribadi dari tunggal tidak berarti bertindak secara mandiri dan terpisah dengan kata lain kata pribadi Tritunggal berbagai berbagai dalam suatu hakikat sasaran sama dan identitas pernyataan ini penting dalam menyangkal ajaran sesat Arianisme  dan sosial-sosianisme yang menolak kesatuan esensi Anak dan Roh Kudus dengan Bapa
Riri dengan cara menulis jadi dipandang secara ontologis dapat dikatakan bahwa pribadi-pribadi Trinitas adalah pertama Bapa memperkenalkan mempereratkan Anak dan dari Dia lah Roh Kudus datang Walaupun Bapak tidak dipergunakan dan juga tidak dimulai 
Kedua,  Anak diperanakan dan dari dialah Roh Kudus datang tetapi Ia tidak memperkenalkan atau dimulai 
Ketiga.  Roh Kudus mulai dari keduanya Bapa dan Anak tapi ia tidak memperanakan dan tidak mulai siapa saja dalam menyatakan bahwa Elohim adalah lembaga dari dipastikan bahwa air harus menggiring opini adanya di dalam Tritunggal Erastus sabdono memang mengakui bahwa di dalam lembaga atau sisi lain tersebut ada yang menyebabkan pribadi yang satu tidak sejajar dengan tidak sederajat dengan pribadi yang lain dan hal ini adalah pernyataan yang salah Al kita mengajarkan tidak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

impola summa

Dalam "Summa Theologiae", Santo Thomas Aquinas membahas tentang Trinitas, yaitu doktrin Kristen mengenai satu Allah yang dalam tig...