Kristologi tidak dapat dipisahkan terhadap ajaran Trinitas dan keselamatan atau soteriologi
sebutan bahwa Yesus adalah Mesias.
dalam Perjanjian Baru (Bahasa Yunani; Kristus) yang pada Perjanjian Lama disebut Mesias (Bahasa Ibrani.) Kata "Kristus" memiliki arti yang sama dengan Mesias yang artinya adalah "Yang Diurapi".
Mesias di dalam Perjanjian Lama dinanti oleh orang Israel untuk memulihkan bangsa Israel dari berbagai masalah, terutama politik. Masa Israel ditawan oleh bangsa-bangsa lain.
Nama Yesus Kristus menunjuk pada: Allah, Tuhan atau kata ganti yang menjurus pada Allah.
Injil Yohanes : bahwa Firman atau λόγος, Allah sendiri menjadi manusia, dalam wujud Kristus. Di sini dijelaskan bahwa Kristus yang adalah Yesus itu adalah Allah sendiri.