Bapak lebih besar daripada Yesus anak Yusuf Maria Yohanes 14:28 Bapak adalah kepala Kristus sebagai nabi Rasul hamba iman dan sebutan kemanusiaan Kristus lainnya satu Korintus 11 : 3 Kristus sebagai utusan nanti akan menaklukkan diri di bawah Bapak satu Korintus 15 : 28
Dalam konteks inkarnasi Yesus memang lebih rendah daripada Bapa Ingatlah bahwa dalam misi penyelamatan atas manusia dia berfungsi sebagai yang diutus.
Sehingga gelar-gelar yang disandang oleh Yesus adalah gelar yang lebih rendah jika dibandingkan dengan Bapa
Dalam Yohanes 14 :28 Yesus mengatakan bahwa Bapa lebih besar dari anak
Dalam konteks inkarnasi isu lebih rendah daripada malaikat dan lebih rendah daripada Rasul lainnya dalam gelar sebagai nabi Imam utusan anak Yusuf, guru masih ada lainnya yang disandang oleh Yesus nampaknya lebih rendah Jadi dari sudut pandang ini tentu saja ia lebih rendah dari Bapa yang mengutus dia.
Dalam Yohanes 14 : 28 Yesus mengatakan bahwa Bapa lebih besar dari anak.
Kata "megas" dalam Yohanes 14 : 28 tidak boleh dipahami secara ontologis tanpa kontrol dari konteks katanya dalam Injil Yohanes muncul beberapa kali dan tidak menunjukkan adanya perbedaan dengan hal esensi. Contoh seorang hamba tidak lebih tinggi/ megas daripada tuannya Yohanes 13 : 16, Yohanes 15 : 20 , Dia akan melakukannya juga pekerjaan-pekerjaan yang aku lakukan bahkan pekerjaan yang lebih besar.menegas daripada itu Yohanes 14 : 12 dari contoh di atas terlihat bahwa hamba dan tuan secara esensi sama-sama manusia. Begitu juga dengan pekerjaan ini dengan pekerjaan murid-muridnya dari konteks Yohanes 14: 8 terlihat bahwa Bapa lebih besar daripada Yesus hanya dalam kaitan dengan eksistensi inkarnasi Yesus dibandingkan dengan eksistensi Bapa dalam kemuliaan yang sempurna di surga.
Bagian Injil Yohanes lainnya menunjukkan kesetaraan dengan bapak yang satu ayat 1: 5 ,26, 10 :30 , 17 :5 in sub ordinasi Yesus kepada Bapa selama inkarnasi bukanlah hal yang aneh, ia sendiri selama instansi menjadi lebih rendah daripada malaikat-malaikat Ibrani 2 : 9 bagian Alkitab lain membuktikan kesetaraan ini dengan Bapa Filipi 2 : 6 - 7.
Yesus tidak mungkin lebih rendah dari bapak jika keduanya ada dalam kesatuan
Sejak kekekalan Yesus Kristus dan Allah Bapa jelas sama-sama tidak memiliki awal karena hakekatnya adalah kekal. Aspek kekekalan Inilah yang harus dimengerti sebagai wujud dari kesatuan antara Allah Bapa dan Putra sehingga tidak bisa kita mengatakan bahwa Putra lebih rendah daripada Bapa.
Posisi tinggi rendah hanya bilangan ekonomi bukan hakikat.
Contoh Yohanes 14 : 28 Yesus mengatakan bahwa Bapak lebih besar/ megas daripadaNya. Istilah lebih besar di sini pasti tidak berbicara tentang perbedaan hakikat karena "megas" di bagian lain tidak menyiarkan ide itu. Sebagai contoh Yohanes 13 : 16 dan Yohanes 15 : 20 menyatakan bahwa seseorang hamba tidak lebih besar/ megas daripada tuannya
Pertanyaan adalah Apakah hamba dan tuan di sini memiliki hakikat yang berbeda?Jelas tidak!
Hanya mereka berbeda dalam hal posisi atau status dalam konteks inkarnasi Yesus berada di bawah Bapa, dalam hal status sebagai hamba, di luar konteks inkarnasi itu memang tetap sub ordinat terhadap Bapa, tetapi hal ini sekali lagi harus dipahami dalam arti ekonomis. Bukan Ontologis maksudnya secara hakikat atau ontologis mereka tidak berbeda keduanya berbeda dalam konteks relasi yang khas. Misalnya jika membicarakan peristiwa salib maka tentu saja anak yang dikenal di sana sebagai korban penebusan berbeda, jika menguraikan tentang pekerjaan menghormatan orang percaya yang biasanya dikenal sebagai karya Roh Kudus.
Untuk memperjelas hal ini kita dapat membandingkannya dengan relasi Adam dan Hawa. Sebelum kejatuhan ke dalam dosa keduanya memiliki kesamaan dalam segala hal, keduanya sama-sama ciptaan , gambar Allah, berasal dari tanah atau daging dan tulang rusuk badan yang sebelumnya diciptakan dari tanah dan sepadan bagaimanapun diantara keduanya tetap ada perbedaan tetapi dalam relasi antara keduanya ada memiliki posisi yang lebih tinggi perhatikanlah bahwa Adam diciptakan lebih dahulu daripada Hawa urutan waktu ini sangat signifikan terutama dalam konteks bangsa Yahudi yang sangat menekankan hak-hak kesulungan di samping itu Paulus menggunakan Hal ini sebagai hakekat untuk menegaskan kepemimpinan laki-laki di dalam gereja I Timotius 2 : 13 , Hawa diciptakan sebagai penolong bagi Adam , kejadian 2/ 16 dengan kata lain Hawa diciptakan untuk Adam dan Bukan sebaliknya satu .... 11 ayat 9 ada memberikan nama kepada Hawa setelah kejatuhan Allah meminta pertanggungjawaban dari Adam kejadian 39 : 11 bukan dari Hawa.
Alkitab juga mengatakan bahwa kepala dari perempuan adalah laki-laki I Korintus 11 : 3 seluruh umat manusia diwakili oleh Adam , Roma 5 : 11 ,21 , 1 Korintus 15 : 22 , 49 bukan Hawa. Contoh dan bukti-bukti ini mengindikasikan bahwa Adam adalah kepala perjanjian, kita Tentu saja tidak boleh membandingkan itu dengan menggunakan relasi Adam dan Hawa karena hal itu jelas tidak sepadan dan tidak mungkin dapat dibandingkan saat sempurna namun paling tidak contoh tersebut paling memberikan gambaran tentang hubungan tinggi rendahnya dengan Bapa
Ada beberapa aksi yang tidak dapat dibandingkan misalnya tidak ada urutan waktu keberadaan dalam Tritunggal maupun demikian perbandingan ini dalam taraf tertentu sangat membantu kita untuk memahami relasi dengan topik tritunggal bukan sebagai gambar Allah manusia laki-laki dan perempuan dalam taraf tertentu mempresentasikan gambar dari rupa Allah. Jadi sebenarnya kita tidak perlu menekankan perbedaan antara Bapa dan anak seolah-olah mereka memiliki kualitas kesehatan yang berlainan sebaiknya kita juga tidak boleh menyangkal perbedaan relasi diantara keduanya bagaimanapun juga Bapa tetaplah Bapa dalam relasinya dengan anak anak dan Bapa tidak dapat dipisahkan secara hakekat walaupun memiliki sebutan yang berbeda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar