membahas pentingnya menyesuaikan iman dalam hidup kita. iman bukan hanya kepercayaan pada fakta atau doktrin tertentu, tetapi kepercayaan aktif pada Tuhan dan janji-janji-Nya.
ada tiga aspek iman yang penting untuk dipahami dan diterapkan oleh orang percaya dalam kehidupan mereka: pengetahuan, persetujuan, dan kepercayaan. Pengetahuan mencakup memahami kebenaran firman Allah dan janji-janji-Nya. Persetujuan melibatkan persetujuan dengan kebenaran ini dan mengakui bahwa itu dapat dipercaya. Dan kepercayaan melibatkan secara aktif mengandalkan Tuhan dan janji-janji-Nya dalam hidup kita. bahwa ini melibatkan upaya untuk mengenal Tuhan lebih dalam, merenungkan firman-Nya, dan secara aktif mempercayai janji-janji-Nya dalam hidup kita.
menekankan pentingnya iman dalam hubungannya dengan keselamatan. iman bukan hanya peristiwa satu kali, tetapi proses percaya yang berkelanjutan kepada Tuhan dan janji-janji-Nya. keselamatan kita tidak didasarkan pada perbuatan kita sendiri, tetapi pada iman kita kepada Yesus Kristus dan karya-Nya di kayu salib.
Terakhir, beberapa tantangan yang mungkin dihadapi orang percaya dalam perjalanan iman mereka, termasuk keraguan, kekeringan rohani, dan peperangan rohani. bahwa pada saat-saat ini, penting untuk berpegang teguh pada janji Tuhan dan terus percaya kepada-Nya. pentingnya menyesuaikan iman dalam hidup kita. Ini melibatkan upaya untuk mengenal Tuhan lebih dalam, secara aktif mempercayai janji-janji-Nya, dan mengandalkan Dia untuk keselamatan kita. Sementara iman mungkin menghadapi tantangan, pada akhirnya adalah anugerah dari Allah yang harus terus kita kembangkan dan tumbuhkan sepanjang hidup kita.
In Chapter 19 of "Knowing God," J.I. Packer discusses the importance of appropriating faith in our lives. He argues that faith is not just a belief in certain facts or doctrines, but an active trust in God and His promises.
Packer suggests that there are three aspects of faith that are important for believers to understand and apply in their lives: knowledge, assent, and trust. Knowledge involves understanding the truth of God's word and His promises. Assent involves agreeing with this truth and recognizing that it is trustworthy. And trust involves actively relying on God and His promises in our lives.
Packer notes that while faith is a gift from God, it is also something that we must actively appropriate in our lives. He suggests that this involves seeking to know God more deeply, meditating on His word, and actively trusting in His promises in our lives.
Packer also emphasizes the importance of faith in relation to salvation. He suggests that faith is not just a one-time event, but an ongoing process of trusting in God and His promises. He argues that our salvation is based not on our own works, but on our faith in Jesus Christ and His work on the cross.
Finally, Packer discusses some of the challenges that believers may face in their journey of faith, including doubt, spiritual dryness, and spiritual warfare. He suggests that in these times, it is important to cling to God's promises and to continue to trust in Him.
In conclusion, Packer emphasizes the importance of appropriating faith in our lives. This involves seeking to know God more deeply, actively trusting in His promises, and relying on Him for our salvation. While faith may face challenges, it is ultimately a gift from God that we must continue to cultivate and grow in throughout our lives.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar