Selasa, 07 Maret 2023

The Wrath of God

"The Wrath of God" adalah  mengeksplorasi konsep murka Tuhan dan implikasinya bagi pemahaman kita tentang karakter Tuhan dan keselamatan kita sendiri.

Bahwa doktrin murka Allah sering diabaikan atau diabaikan dalam teologi kontemporer, tetapi itu merupakan aspek penting dari pemahaman kita tentang keadilan dan kekudusan Allah. Dia mencatat bahwa Alkitab secara konsisten menggambarkan Tuhan sebagai hakim yang adil dan benar yang harus menghukum dosa, dan hukuman ini berbentuk murka-Nya.




Packer juga membahas implikasi dari murka Allah bagi hidup kita sendiri, dengan alasan bahwa hal itu seharusnya membawa kita pada rasa kerendahan hati dan ketergantungan yang lebih dalam pada Tuhan. Dia mencatat bahwa satu-satunya cara untuk melepaskan diri dari murka Allah adalah melalui iman kepada Yesus Kristus, yang menanggung hukuman atas dosa-dosa kita di kayu salib.

Sepanjang bab ini, Packer menekankan pentingnya menganggap serius doktrin murka Allah, dan membiarkannya membentuk pemahaman kita tentang karakter Allah dan kondisi rohani kita sendiri. Dia mendorong para pembaca untuk merenungkan pentingnya murka Allah, dan membiarkan hal itu membawa mereka pada rasa pertobatan dan iman yang lebih dalam kepada Yesus Kristus.




Secara keseluruhan, "The Wrath of God" menyoroti pentingnya mengenal Tuhan sebagaimana Dia telah menyatakan diri-Nya kepada kita di dalam Kitab Suci, termasuk aspek-aspek dari karakter-Nya yang mungkin sulit atau tidak nyaman untuk dihadapi. Dengan melakukannya, kita dapat memperdalam pemahaman kita tentang kekudusan, keadilan, dan kasih Allah, dan membiarkan pengetahuan ini mengubah hidup kita.


 "The Wrath of God" is a chapter from J.I. Packer's book "Knowing God," in which he explores the concept of God's wrath and its implications for our understanding of God's character and our own salvation.


Packer argues that the doctrine of God's wrath is often overlooked or ignored in contemporary theology, but that it is an essential aspect of our understanding of God's justice and holiness. He notes that the Bible consistently portrays God as a just and righteous judge who must punish sin, and that this punishment takes the form of His wrath.


Packer also discusses the implications of God's wrath for our own lives, arguing that it should lead us to a deeper sense of humility and dependence on God. He notes that the only way to escape God's wrath is through faith in Jesus Christ, who bore the punishment for our sins on the cross.


Throughout the chapter, Packer emphasizes the importance of taking the doctrine of God's wrath seriously, and of allowing it to shape our understanding of God's character and our own spiritual condition. He encourages readers to reflect on the significance of God's wrath, and to allow it to lead them to a deeper sense of repentance and faith in Jesus Christ.


Overall, "The Wrath of God" highlights the importance of knowing God as He has revealed Himself to us in Scripture, including the aspects of His character that may be difficult or uncomfortable to confront. By doing so, we can deepen our understanding of God's holiness, justice, and love, and allow this knowledge to transform our lives.


Back

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

impola summa

Dalam "Summa Theologiae", Santo Thomas Aquinas membahas tentang Trinitas, yaitu doktrin Kristen mengenai satu Allah yang dalam tig...