Ya yang Abadi Ini"
konsep "ya yang abadi". Ia mendefinisikan ungkapan ini sebagai penegasan akan kebaikan dan kesetiaan Allah, yang memberi kita keyakinan dan kepastian dalam segala keadaan.
memulai dengan memeriksa kata-kata rasul Paulus dalam 2 Korintus 1:20: "Karena semua janji Allah menemukan YA-nya di dalam dia. Itulah sebabnya melalui dia kita mengucapkan Amin kita kepada Tuhan untuk kemuliaan-Nya." ayat ini adalah pernyataan kesetiaan Tuhan untuk memenuhi janji-janji-Nya, dan bahwa "ya yang kekal" adalah tanggapan iman dan kepercayaan kita kepada-Nya.
membahas beberapa aspek dari "yea abadi", termasuk kepastiannya, kelengkapannya, dan kekuatannya. "ya yang kekal" itu pasti karena didasarkan pada karakter Allah yang tidak berubah dan rekam jejak kesetiaan-Nya sepanjang sejarah. Ini komprehensif karena berlaku untuk setiap aspek kehidupan kita, dari detail terkecil hingga tantangan terbesar. Dan itu sangat kuat karena memberi kita dasar yang kuat untuk iman kita dan sumber kekuatan serta harapan di masa-masa sulit.
keyakinan pada "ya yang kekal" untuk kesejahteraan rohani kita. ketika kita percaya pada kebaikan dan kesetiaan Tuhan, kita dapat memiliki kedamaian dan kepuasan dalam segala keadaan, dan bahkan dapat menemukan sukacita di tengah pencobaan dan penderitaan.
mendorong para pembaca untuk merangkul "ya yang kekal" sebagai landasan iman mereka dan untuk mewartakannya dengan berani kepada orang lain. untuk menjalani hidup kita dalam terang kebaikan dan kesetiaan Allah, dan menjadi saksi kasih dan anugerah-Nya dalam segala hal yang kita lakukan.
from the book entitled J.I. Packer's book "Chapter 26: This Everlasting Yea"
In Chapter 26 of his book "Knowing God," J.I. Packer explores the concept of the "everlasting yea." He defines this phrase as an affirmation of God's goodness and faithfulness, which gives us confidence and assurance in all circumstances.
Packer begins the chapter by examining the apostle Paul's words in 2 Corinthians 1:20: "For all the promises of God find their Yes in him. That is why it is through him that we utter our Amen to God for his glory." Packer explains that this verse is a declaration of God's faithfulness to fulfill His promises, and that the "everlasting yea" is our response of faith and trust in Him.
Packer then goes on to discuss several aspects of the "everlasting yea," including its certainty, its comprehensiveness, and its power. He argues that the "everlasting yea" is certain because it is based on God's unchanging character and His track record of faithfulness throughout history. It is comprehensive because it applies to every aspect of our lives, from the smallest details to the greatest challenges. And it is powerful because it gives us a firm foundation for our faith and a source of strength and hope in difficult times.
Throughout the chapter, Packer emphasizes the importance of faith in the "everlasting yea" for our spiritual well-being. He notes that when we trust in God's goodness and faithfulness, we can have peace and contentment in all circumstances, and can even find joy in the midst of trials and suffering.
Packer concludes the chapter by urging readers to embrace the "everlasting yea" as the foundation of their faith and to proclaim it boldly to others. He encourages us to live our lives in light of God's goodness and faithfulness, and to bear witness to His love and grace in everything we do.